Berita Utama & Headline

Mobil Kijang Kapsul Tertabrak Kereta Api di Cingwan Medan, Warga Desak Pemasangan Palang Pintu Rel

60
×

Mobil Kijang Kapsul Tertabrak Kereta Api di Cingwan Medan, Warga Desak Pemasangan Palang Pintu Rel

Sebarkan artikel ini

Perlintasan tanpa palang pintu kembali makan korban di Jalan Teluk Haru KM 15,5 — Warga minta PT KAI segera bertindak untuk keselamatan pengguna jalan.

Mobil Toyota Kijang Kapsul BK 1853 GB tampak ringsek parah di bagian depan usai tertabrak lokomotif kereta api di perlintasan tanpa palang pintu Jalan Teluk Haru KM 15.5, Cingwan, Medan, Minggu (12/10/2025). (pelitaharian.id / Foto: Istimewa).

Medan, pelitaharian.id — Kecelakaan tragis kembali terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, tepatnya di Jalan Teluk Haru KM 15,5, kawasan Cingwan, Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Sebuah mobil Toyota Kijang Kapsul berwarna silver dengan nomor polisi BK 1853 GB ringsek parah di bagian depan setelah dihantam kereta api yang melaju kencang dari arah Medan menuju Belawan.

Menurut informasi di lokasi, insiden terjadi di perlintasan liar tanpa palang pintu resmi, yang memang dikenal rawan dan sering dilalui warga sekitar. Akibat benturan keras, bagian depan mobil remuk hingga rangkanya terbuka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meski sang pengemudi mengalami luka memar di bagian kepala kanan dan penumpang lainnya mengalami luka ringan serta trauma.

Kesaksian Warga di Lokasi

Salah satu saksi mata bernama Cut Atari mengatakan bahwa tabrakan terjadi begitu cepat tanpa adanya tanda peringatan dari kereta api.

“Saya melihat mobil Kijang Kapsul berwarna silver ditabrak kereta api yang melaju kencang. Mobil itu terseret sekitar lima meter. Di sini memang tidak ada palang pintu rel, dan kami warga sudah lama meminta agar PT KAI memasangnya. Jangan sampai banyak korban lagi,” ujarnya.

Cut Atari juga menambahkan bahwa kereta api tidak membunyikan klakson saat mendekati perlintasan, sehingga pengemudi diduga tidak sempat menyadari datangnya rangkaian kereta tersebut.

Keterangan dari Pengemudi

Pengemudi mobil Kijang Kapsul yang enggan disebutkan namanya menceritakan kronologi kejadian dari dalam mobilnya.

“Kami sekeluarga hendak ke rumah keluarga di Cingwan. Tiba-tiba kereta melaju kencang dari arah Medan ke Belawan. Saya tidak mendengar suara klakson dari jauh, tiba-tiba kereta sudah di depan kami dan menghantam bagian depan mobil,” ujarnya.

Ia menambahkan, di dalam mobil terdapat lima orang anggota keluarganya. Akibat benturan keras, semua sempat terpental di dalam mobil.

“Kepala saya luka di sebelah kiri, istri saya luka di bagian muka, anak-anak kami selamat tapi sangat shock,” ucapnya.

Warga Minta Tindakan Nyata dari PT KAI

Perlintasan sebidang tanpa palang pintu di kawasan tersebut diketahui tidak dijaga petugas resmi dan tidak dilengkapi sinyal peringatan. Warga sekitar menilai perlintasan itu sudah lama menjadi titik rawan kecelakaan, terlebih karena posisinya berada di kawasan padat penduduk.

“Kami sudah sering mengusulkan agar dipasang palang pintu atau sinyal otomatis. Ini bukan pertama kalinya terjadi kecelakaan di sini,” ungkap seorang warga lainnya di lokasi kejadian.

Tidak Ada Polisi di Tempat Kejadian

Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak tampak adanya petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas atau melakukan olah TKP sesaat setelah kejadian. Arus kendaraan di sekitar rel sempat tersendat karena banyak warga yang berhenti untuk melihat kondisi mobil yang ringsek di tepi rel.

Dugaan Penyebab Kecelakaan

Dugaan sementara menyebutkan bahwa pengemudi kurang waspada saat melintasi rel dan tidak menyadari kereta api melaju dari arah Medan. Selain itu, tidak adanya palang pintu dan bunyi klakson dari kereta menjadi faktor yang memperparah situasi.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah dan pihak PT KAI agar segera melakukan langkah nyata dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, terutama di kawasan padat penduduk seperti Cingwan, Medan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *