“Saya sebenarnya lolos ke tingkat nasional, tapi tidak bisa berangkat karena keterbatasan biaya. Saya berharap perhatian dari instansi terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Pj Bupati, serta Gubernur Sumut, agar siswa berprestasi seperti saya bisa lebih diperhatikan,” ujarnya.
Kepala SMA Negeri 1 Hamparan Perak, Desi Ariani, S.S., M.Pd, mengaku bangga atas pencapaian siswinya.
“Saya sangat bangga Moza bisa memenangkan Duta Lingkungan 2025. Ini sejarah baru karena pertama kali ada siswi dari sekolah kami meraih prestasi tersebut di Sumatera Utara. Semua ini berkat dukungan guru, orang tua, dan juga Dinas Lingkungan Hidup,” kata Desi.
Ajang Duta Lingkungan Hidup Sumut 2025 menampilkan berbagai penilaian, mulai dari perkenalan asal daerah dan sekolah, catwalk, pembacaan visi-misi, hingga sesi tanya jawab dengan dewan juri. Dari proses itu, Moza berhasil mencuri perhatian hingga masuk jajaran pemenang utama.
Moza juga berpesan kepada teman-temannya agar terus mengembangkan diri dan berani mengikuti ajang-ajang kompetisi.
“Mulailah dari diri sendiri. Ikuti kegiatan di sekolah, seperti olimpiade atau perlombaan lainnya. Dari sana kita bisa berproses dan membuktikan bahwa kita mampu,” tuturnya.












