“Kita meyakini dengan menanam padi Beras Bio Fortifikasi ini masyarakat Indonesia akan sangat terbantu, agar tidak ada lagi yang menderita stunting, tidak ada kasus gizi buruk atau kurang gizi. Fisik dan kecerdasan anak-anak Indonesia akan menjadi lebih baik dan semuanya. Insya Allah dan dengan usaha kita bersama-sama, padi yang akan ditanam nanti, jumlahnya lebih dari beras biasa,” ucap Rahmat Shah.
“Insya Allah, saya yakin dan percaya. Saya juga telah memberitahukan kepada Ketua Umum PMI Bapak Jusuf Kalla. Mewakili PMI, saya juga telah sampaikan pada pertemuan di Bappenas dengan pakar-pakar beras Bio Fortifikasi dari belasan negara,” ungkap Rahmat Shah didampingi Wakil Ketua Dr H Sahkyan Asmara, Ketua Bidang H Bahdin Nur Tanjung, Dr Horas Rajagukguk, H Datuk Said Aldi Al Idrus, Novan Efendi, Fitri Rahmadana, Sekretaris Edy Siswanto dan Ketua Panitia Chairil Siregar, Prof Marihot Manulang serta Kepala Markas PMI Sumut Ade Yudiansyah.
Untuk tujuan mulia ini, lanjut Ramat Shah, PMI Sumut mengajak seluruh pengurus PMI kabupaten kota untuk menjaga kebersamaan dan tidak pelit informasi. Dengan berbagai informasi, setiap kendala yang ditemukan di lapangan dapat dicarikan solusinya bersama-sama sehingga program yang ada dapat berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.












