Medan, pelitahrian.id – Pemerintah Kota Medan memberikan dukungan penuh terhadap Autism One Day Festival yang digelar di Atrium Manhattan Square pada Minggu (25/8). Acara ini bertujuan untuk menjadi platform utama dalam meningkatkan pengetahuan, membangun komunitas inklusif, dan mendukung anak-anak dengan autisme serta keluarga mereka secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Medan, Edliaty, mewakili Wali Kota Bobby Nasution dalam acara ini. Ia menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan Autism One Day Festival. Acara ini sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang autisme dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi anak-anak dan keluarga mereka.”
Edliaty mengungkapkan bahwa data terbaru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan peningkatan jumlah anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di Indonesia. “Saat ini, diperkirakan ada sekitar 2,4 juta anak di Indonesia yang mengalami ASD. Dari 4,5 juta kelahiran setiap tahun, 1 dari 100 anak di antaranya mengidap autisme,” jelasnya.
Edliaty juga menekankan bahwa kegiatan ini sangat berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini autisme. “Melalui pemahaman yang lebih mendalam, masyarakat dapat lebih cepat mengenali gejala autisme dan memberikan intervensi yang tepat waktu, yang akan berdampak positif pada kualitas hidup anak-anak dengan autisme,” tambahnya.
Autism One Day Festival, yang diselenggarakan oleh Perempuan Pemimpin Indonesia (Perpina) Sumut, menyuguhkan beragam aktivitas, termasuk seminar, pameran, penampilan anak-anak dengan autisme, serta pembentukan forum komunikasi keluarga autis di Medan. Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi informasi tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat dukungan komunitas bagi keluarga yang memiliki anak dengan autisme.
Dengan berbagai kegiatan dan dukungan yang ditawarkan, Autism One Day Festival menjadi langkah signifikan dalam upaya meningkatkan kesadaran dan dukungan untuk anak-anak dengan autisme serta keluarga mereka di Medan.












