PT Inalum Teken Kontrak Dengan Produsen Aluminium UEA
Salah satu proyek yang diharapkan PT Inalum dapat dilakukan melalui kemitraan strategis bersama EGA adalah Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat. “Nilai total dari proyek tersebut mencapai USD 800 juta,” ungkap Duta Besar RI tersebut.
“Kami sudah perintahkan tim untuk membantu Inalum sehingga mendapatkan kemanfaatan yang optimal dalam kerja sama yang akan dilakukan,” papar Bagis.
Turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut Wakil Menteri I BUMN Budi Gunadi Sadikin, Asdep Minerba Herry Purnomo, Dirut PT Inalum Orias Petrus Moedak, CEO EGA Abdulnasser bin Kalban, dan Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdullah Salem Obeid AlDhaheri.
Minat perusahaan-perusahaan UEA untuk melakukan ekspansi ke Indonesia meskipun di masa pandemi cukup tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan kehadiran delegasi bisnis pada gelaran Indonesia – UAE Week 2020. Tercatat tujuh perusahaan PEA berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yaitu: Masdar, Abu Dhabi Holding, Emirates Global Aluminium (EGA), Taqa, Alfoah, FAB dan Silverpumps.
Penandatanganan kontrak Inalum-EGA sekaligus menutup even Indonesia-UAE Week 2020 yang digelar KBRI Abu Dhabi pada tanggal 15-21 Desember 2020. Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan kantor perwakilan First Abu Dhabi Bank (FAB), kerja sama pengiriman 1.000 perawat, Peresmian PLTS Terapung Cirata, Audiensi ke Menteri ESDM, Penandatanganan Kemitraan Lulu Hypermarket dengan UMKM nasional, Eksekusi Kontrak EGA-Inalum, dan pertemuan bisnis lainnya. (GUS)












