Foto: Anggota DPRD Kota Medan Edward Hutabarat
MEDAN – Di masa pandemi covid-19 ini, persoalan sarana dan prasarana yang rusak tidak lagi menjadi perhatian warga. Dampak pandemi covid-19 membuat perekonomian warga sangat terpuruk.
Tak heran pada Reses I Masa Sidang I Tahun Anggaran 2020 anggota DPRD Medan Edward Hutabarat, warga lebih banyak mengeluhkan bantuan sosial (Bansos) yang dikucurkan pemerintah dan BPJS Kesehatan. Reses dilakukan di pinggiran rel Jalan Bhakti, Kelurahan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (21/12/2020).
Seperti curhatan Fitri br Siahaan. Janda tiga anak itu mengaku sudah tinggal di pinggiran rel sejak lahir. Namun hingga kini, belum sekalipun dia menikmati bantuan dari pemerintah.
“Di masa pandemi covid-19 ini pun, kami tidak pernah menerima bantuan apapun. Padahal saya sudah punya Kartu Keluarga dan KTP. Tolonglah Pak Edward, bagaimana caranya agar saya bisa menerima bantuan seperti PKH, UMKM atau bansos lainnya,” ujar Fitri.
Sementara itu Gurning mengaku, selama ini banyak informasi yang simpang siur soal bantuan pemerintah bagi pelaku UMKM sebesar Rp 2,4 juta. Untuk itu, Gurning mohon penjelasan dari Edward agar jelas bagi warga yang memiliki usaha untuk mengajukan bantuan.













