Politik & Pemerintahan

Rico Waas Dorong Mahasiswa Mikroskil Jadi Pionir Solusi UMKM di Era Digital, Siap Jawab Tantangan Masa Depan!

15
×

Rico Waas Dorong Mahasiswa Mikroskil Jadi Pionir Solusi UMKM di Era Digital, Siap Jawab Tantangan Masa Depan!

Sebarkan artikel ini
Calon Walikota Medan Rico Waas saat memberikan kuliah umum di Kampus Mikroskil. (pelitaharian.id/istimewa)

Medan, pelitaharian.id – Di tengah perkembangan pesat era digital, Ketua DPW Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) Provinsi Sumatera Utara, Rico Tri Putra Bayu Waas atau yang akrab disapa Rico Waas, menyampaikan harapannya agar mahasiswa Universitas Mikroskil mampu menjadi solusi terhadap tantangan zaman yang semakin kompleks. Rico menyampaikan pandangannya ini saat mengisi kuliah umum mengenai pengembangan UMKM di Hall Kampus C, Universitas Mikroskil, Jalan M.H. Thamrin, Kota Medan, Jumat (1/11/2024).

Dalam kuliah umumnya, Rico menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi muda yang akan membentuk masa depan dunia UMKM, sektor yang ia anggap sebagai “tulang punggung ekonomi”. Menurutnya, kontribusi mahasiswa sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan UMKM di tengah perubahan sosial dan ekonomi yang dipicu oleh digitalisasi. 

“Saya ingin mahasiswa-mahasiswi Mikroskil memahami bahwa kita punya potensi UMKM yang sangat baik. Kita juga membutuhkan pemikiran mereka di masa depan agar bisa menciptakan solusi yang baik untuk masyarakat,” ujarnya.

Rico menambahkan bahwa ia memiliki harapan besar agar para mahasiswa nantinya bisa menjadi pelaku usaha yang tak hanya memanfaatkan kemajuan digital, tetapi juga bekerja sama dengan pemerintah kota untuk menciptakan solusi yang relevan di masa mendatang. 

 “Apakah di masa depan mereka menjadi pemilik perusahaan yang bisa memberikan solusi digital dan bekerja sama dengan pemerintah kota di masa mendatang,” katanya.

Selain itu, Rico berharap materi yang ia sampaikan mampu membuka cakrawala berpikir mahasiswa, sehingga mereka bisa memprediksi arah perkembangan ekonomi dalam jangka waktu satu hingga lima tahun ke depan. Menurutnya, prediksi ini akan sangat berguna bagi pelaku UMKM dalam menyesuaikan produk yang mereka tawarkan dengan tren pasar yang ada. 

“Agar produk UMKM ini nantinya bisa menjadi barang yang hits dan laku keras karena mengikuti pasar yang sedang dibangun,” tambah Rico.

Di era di mana digitalisasi telah terintegrasi dengan berbagai bidang usaha, Rico menyebutkan pentingnya memanfaatkan kanal-kanal digital untuk memasarkan produk UMKM. Namun, ia menyadari bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mengubah mindset pedagang tradisional agar dapat mengoptimalkan penjualan melalui platform digital.

 “Memang banyak keluhan pedagang tradisional yang belum bisa mengoptimalisasikan penjualan melalui digital. Sehingga kita butuh memberikan pemahaman baru agar mereka bisa turut serta dalam dunia digital, karena hal ini tidak bisa kita tahan lagi. Kita harus bisa menyesuaikannya,” jelas Rico.

Sebagai penutup, Rico memuji semangat revolusioner mahasiswa Mikroskil yang saat ini tengah belajar dan melakukan penelitian untuk menemukan solusi inovatif di era digital, yang tidak hanya terkait ekonomi semata tetapi juga untuk berbagai bidang kehidupan.

“Kami sangat berharap para mahasiswa ini bisa mengembangkan bakatnya untuk menciptakan solusi digital di masa mendatang,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *