Politik & Pemerintahan

Rico Waas Serap Aspirasi di Warung Kota Matsum: Bincang Santai, Bahas UMKM Hingga BPJS

6
×

Rico Waas Serap Aspirasi di Warung Kota Matsum: Bincang Santai, Bahas UMKM Hingga BPJS

Sebarkan artikel ini
Calon Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas (Rico Waas) menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat di Warung TST Ayang, Jalan Utama, Kelurahan Kota Matsum II, Kecamatan Medan Area, pada Selasa, 29 Oktober 2024. (pelitaharian.id/ist)

Medan, pelitaharian.id – Calon Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang akrab disapa Rico Waas, kembali menunjukkan pendekatannya dengan masyarakat dengan menyambangi Warung TST Ayang di Jalan Utama, Kelurahan Kota Matsum II, Kecamatan Medan Area, pada Selasa, 29 Oktober 2024. Dalam suasana santai di warung tersebut, Rico berbincang langsung dengan warga sembari mendengarkan aspirasi mereka.

Rico mengatakan, pertemuan di tempat sederhana seperti warung ini memberikan kesempatan baginya untuk memahami aspirasi masyarakat lebih dekat. “Saya senang bisa berkumpul sambil menyerap aspirasi warga di tempat seperti ini. Antusiasme masyarakatnya juga baik. Saya apresiasi untuk itu,” ujarnya, didampingi Bendahara Garda Pemuda NasDem Sumut, Robby Hartono, yang turut hadir di lokasi.

Menurut Rico, interaksi di warung yang merupakan usaha kecil menengah seperti ini tak hanya mempererat kedekatan dengan warga, tetapi juga menjadi media untuk memahami persoalan yang dihadapi masyarakat. “Bincang-bincang di tempat usaha UMKM seperti ini bisa menjalin kedekatan dengan masyarakat dan ikut merasakan apa yang mereka alami,” tambahnya.

Rico juga menyoroti peran warung sebagai wadah bagi masyarakat untuk berkumpul, bersosialisasi, dan mendiskusikan solusi dari berbagai masalah. “Kelompok kita yang berbeda-beda ini butuh tempat untuk menyatukan pikirannya. Oleh sebab itu, kita perlu ruang seperti ini untuk membahas hal-hal yang positif,” jelasnya.

Selama pertemuan, banyak aspirasi warga yang diterima Rico. Mereka menyampaikan berbagai isu, mulai dari pembinaan UMKM, bantuan permodalan, hingga sistem pemasaran dan kanal penjualan produk UMKM. Selain itu, pembinaan untuk generasi muda agar menjadi anak-anak yang unggul, sehat, dan cerdas juga menjadi topik yang hangat dibicarakan.

“Tentu ini harus jadi komitmen kita bersama. Untuk mewujudkan hal tersebut harus melalui kegiatan positif, kreatif, dan aktif,” tegas Rico.

Selain persoalan UMKM, masyarakat juga mengeluhkan sulitnya mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Menanggapi hal ini, Rico menyatakan perlunya penyederhanaan sistem layanan publik, terutama dalam bidang kesehatan dan administrasi pemerintahan.

“Ke depan tidak boleh berbelit-belit. Sebenarnya kita tinggal lihat duduk permasalahannya. Kita teliti lebih dalam tingkat kesulitan dan teknis penyelesaiannya. Inikan masalah teknis saja. Kalau masalah teknis itu bisa diurus,” pungkasnya, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki pelayanan publik di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *