Kepling mengatakan pelaku memukul bertubi-tubi sampai ibunya terjatuh dan tidak bisa melawan.
Lanjutnya, Pelaku pun menggorok leher korban dengan pisau cutter, karena dilihatnya masih bernyawa, pelaku memotong urat nadi korban.
“Dilihatnya masih ada pergerakan, dia gorok itu leher ibunya menggunakan pisau cutter, dilihatnya masih ada nyawa, dipotongnya urat nadi korban,” ungkapnya.
Kemudian pelaku menyeret mayat korban ke belakang rumah, dan meminjam cangkul oleh pekerja bangunan belakang rumah korban, kemungkinan untuk mengorek kuburan.
Kepling menginformasikan perihal tersebut ke Kelurahan, lalu diteruskan ke Polsek Medan Area, langsung Tim Inafis Polrestabes Medan bersama Kapolsek dan Unit Reskrim Polsek Medan Area.
“Saya kenal pelaku memang penduduk asli sini sejak lahir sampai menikah dan mempunyai anak, pelaku orangnya memiliki ego keras dan nggak bisa dilarang-larang, keras kepala,” ungkap Kepling 13, Maisal Putra.
“Dulu waktu dia sebelum menikah, pelaku pernah direhab karena pemakai narkoba,” diinfokannya.
“Pelaku menikah dan tinggal di Batam, ini baru sekitar 1 bulan pelaku tinggal dirumah ibunya bersama anaknya, pelaku sudah cerai dengan istrinya,” kata kepling 13.












