Permintaan Maaf RSUD Pirngadi
Saat Jamil Zeb Tumori kunjungi RSUD Pirngadi, sebagai respons, pihak RSUD Pirngadi melalui Wakil Direktur Dr. Afifudin, Kabid Pelayanan Dr. Ipi, dan Kepala Perawat IGD Khairul meminta maaf kepada Jamil. Mereka berjanji menegur dan memberikan sanksi kepada dokter yang bersangkutan.
“Kami berkomitmen melakukan pembenahan dalam rangka memperingati 100 tahun RSUD Pirngadi. Ini momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkap Jamil.
Penjelasan Humas RSUD Pirngadi
Di sisi lain, Gibson Girsang, Katim Kerja Humas RSUD Pirngadi, memberikan klarifikasi bahwa dokter tidak menolak pasien, melainkan menyarankan perawatan di poliklinik. Menurut Gibson, kondisi Jamil tidak termasuk kategori darurat yang mengancam nyawa atau menyebabkan kecacatan.
“IGD memprioritaskan kasus emergensi. Namun, atas dasar kemanusiaan, pasien tetap kami layani. Luka sudah kami bersihkan, perban diganti, dan obat ciprofloxacin diberikan,” jelas Gibson.













