MEDAN, pelitaharian.id — Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Medan pada pertengahan Juli 2026 memicu kemacetan dan keluhan masyarakat. Kondisi tersebut mendapat perhatian Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen Tarigan yang meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut segera memberikan penjelasan terbuka.
Sorotan itu muncul di tengah gangguan distribusi BBM yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Pemerintah Kota Medan pada 15 Juli 2026 juga mendatangi Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut untuk meminta kepastian mengenai penyebab antrean dan langkah penanganannya.
Wong meminta Pertamina memastikan pasokan BBM tetap tersedia dan distribusi ke SPBU berjalan normal. Menurutnya, masyarakat membutuhkan informasi yang jelas mengenai penyebab antrean agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi keresahan.
“PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut harus memastikan ketersediaan pasokan BBM di Sumatera Utara dan menjamin tidak terjadi kelangkaan. Antrean panjang di sejumlah SPBU harus segera diatasi agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat,” tegas Wong, Selasa (14/7/2026).













