Zulham mengaku miris, aksi tawuran antar warga ini juga menjadi bukti melemahnya nilai-nilai keteladanan.
“Dalam menyikapi dan menyelesaikan persoalan ini sepatutnya tidak perlu saling menyalahkan dan lempar tanggung jawab. Hendaknya kita, warga Medan Utara khususnya bisa memberikan nilai-nilai keteladanan kepada generasi muda tentang pentingnya kebersamaan, ini yang sudah hilang di masyarakat kita,” ungkapnya.
Maka dari itu, penting sekali nilai-nilai pendidikan dan keteladanan karena kita melihat terjadinya tawuran sering kali terjadi karena adanya faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman tentang nilai-nilai sosial, rendahnya tingkat kedisiplinan, serta minimnya pengaruh positif dari lingkungan.
“Dengan adanya pendidikan yang baik, generasi muda akan lebih memahami hukum dan etika dalam masyarakat. Mereka akan memahami konsekuensi dari tindakan negatif, seperti tawuran, dan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang cara-cara alternatif dalam menyelesaikan konflik,” bebernya.
Yang tak kalah penting dalam menyelesaikan persoalan ini, kata Zulham adalah kehadiran keluarga dalam tumbuh kembang generasi muda.












