Bupati mengaku optimistis program ini akan sukses jika masyarakat ikut berpartisipasi dalam program nasional ini. Maka dengan itu pihaknya saat terus melakukan upaya pendekatan dengan sosialisasi program gemilang ini kepada masyarakat.
“Secara lahan 10.000 ha sudah sangat siap, sekarang hanya menunggu MOU dengan masyarakat bagaimana skema yang dikelola nantinya, mulai dari pengelolaan hingga pembagian hasil. Skema ini akan kita sampaikan kepada masyarakat secara jelas sehingga tidak terjadi tumpang tindih saat program sudah berjalan,” tandas Rocky.
“Kita juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa kehadiran pemerintah dalam progres ini bukan untuk menyelesaikan konflik sosial masyarakat tapi untuk mewujudkan pembangunan tambak udang. Paling penting program ini bisa membangkitkan ekonomi ummat,” ungkap Rocky.
Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP M.Tahang mengaku pihaknya juga serius mendampingi Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk pembangunan program Kawasan Udang. “Jika dilihat progres persiapan lahan sudah maksimal, namun hanya pola dan skema kerja mungkin harus lebih di perjelas kembali kepada masyarakat, salah satunya pola bagi hasil. Upaya ini terus kita lakukan dengan mendengar langsung apa saja yang disampaikan masyarakat dan mengatur pola kerja yang baik tentunya,” kata Tahang.












