Berita Utama & HeadlineHukum & Kriminal

Dua Bocah Tewas Tersambar KA Putri Deli di Kisaran, Kakek Pengemudi Berjuang Kritis

59
×

Dua Bocah Tewas Tersambar KA Putri Deli di Kisaran, Kakek Pengemudi Berjuang Kritis

Sebarkan artikel ini

Perlintasan tanpa palang di Jalan Budi Utomo jadi lokasi maut; polisi selidiki faktor kelalaian dan sistem pengamanan.

Kondisi minibus ringsek parah usai tertabrak rangkaian KA Putri Deli di perlintasan tanpa palang pintu Jalan Budi Utomo, Kisaran, Kabupaten Asahan. Minggu (15/2/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist).

ASAHAN, pelitaharian.id – Duka menyelimuti perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Jalan Budi Utomo, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Minggu (15/2/2026). Dua anak meninggal dunia setelah minibus yang mereka tumpangi dihantam rangkaian KA Putri Deli milik PT Kereta Api Indonesia. Sang sopir yang merupakan kakek korban kini dirawat dalam kondisi kritis.

Peristiwa itu terjadi saat kendaraan melintas dari arah Desa Pasar Lima, Rawang menuju kawasan Siumbut-umbut. Ketika hendak menyeberangi rel, minibus diduga tidak mengantisipasi kedatangan kereta yang sedang melaju di jalur tersebut.

Petugas Polsuska Kisaran, Tri Rochmad, menyebutkan bahwa penjaga perlintasan swadaya sebenarnya telah memberi tanda peringatan. Namun kecelakaan tetap tak terhindarkan.

“Penjaga sudah berteriak memperingatkan ada kereta yang akan melintas. Diduga sopir tidak mendengar, sehingga mobil tertabrak dan terpental sekitar 15 meter,” ujarnya.

Benturan keras menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan berat. Dua anak yang berada di dalam mobil dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengemudi lanjut usia tersebut segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan intensif.

Aparat Unit Gakkum Satlantas Polres Asahan melakukan olah tempat kejadian perkara tak lama setelah insiden terjadi. Kendaraan yang rusak telah dievakuasi ke Pos Lantas Katarina guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan unsur kelalaian serta kondisi perlintasan tanpa palang pintu. Pihak berwenang mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur kereta api, terutama di titik-titik perlintasan sebidang yang belum dilengkapi sistem pengamanan memadai.