Politik

Gerindra Ingatkan Opini WTP Bukan Tolok Ukur Tunggal, APBD Harus Berdampak bagi Warga Medan

12
×

Gerindra Ingatkan Opini WTP Bukan Tolok Ukur Tunggal, APBD Harus Berdampak bagi Warga Medan

Sebarkan artikel ini

Dalam pandangan Fraksi Gerindra di Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, capaian opini WTP enam tahun berturut-turut diapresiasi, namun efektivitas APBD dinilai harus tercermin melalui pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat dan peningkatan kualitas layanan publik.

Anggota DPRD Kota Medan Fauzi menyampaikan pandangan Fraksi Partai Gerindra yang menegaskan bahwa opini WTP bukan tujuan akhir dan APBD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, di ruang rapat paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (7/7/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist).

Menurut Fraksi Gerindra, keberhasilan APBD tidak semata-mata ditentukan oleh tingginya tingkat penyerapan anggaran ataupun kepatuhan terhadap aturan administrasi. Hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat justru menjadi indikator yang paling penting dalam menilai efektivitas penggunaan anggaran daerah.

Fraksi tersebut mencontohkan sejumlah aspek yang dapat dijadikan ukuran keberhasilan pemerintah, seperti kondisi jalan yang semakin baik, sistem drainase yang berfungsi optimal, berkurangnya titik banjir, pelayanan kesehatan yang cepat, peningkatan mutu pendidikan, kemudahan pelayanan birokrasi, hingga terciptanya lingkungan kota yang bersih dan nyaman.

Selain itu, Fraksi Gerindra menegaskan bahwa APBD merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat sehingga setiap kebijakan anggaran harus menghasilkan manfaat yang nyata.

Dalam pandangannya disebutkan:

“Namun bagi Fraksi Partai Gerindra, angka yang besar tidak otomatis mencerminkan keberhasilan. APBD bukan sekadar dokumen keuangan, tetapi merupakan kontrak politik antara pemerintah dengan rakyat. Keberhasilan APBD baru dapat diukur apabila masyarakat benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari.”