![]() |
| Drs Baskami Ginting |
MEDAN, Pelitaharian.id– Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting mendesak Dishut (Dinas Kehutanan) Sumut dan Poldasu bertindak tegas dan mengusut perambah ratusan hektar kawasan hutan Laugedang Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang habis “dibabat” guna dijadikan areal pertanian, diduga libatkan mafia .
“Aksi perambahan hutan itu sudah berlangsung lama dan sebagian besar sudah dijadikan areal pertanian, sehingga dikuatirkan Kota Medan akan semakin dahsyat diterjang banjir kiriman, karena hutan di hulu sungai semakin gundul,” tegas Baskami Ginting kepada wartawan, Senin (28/12/2020) di DPRD Sumut seusai menerima pengaduan masyarakat yang memprotes perambahan dan penguasaan kawasan hutan Laugedang.
Menurut politisi PDI Perjuangan Sumut ini, hutan Laugedang posisinya berada diatas gunung kawasan Bukit Barisan persisnya berbatasan dengan Kabupaten Karo dan Deliserdang, kini sudah disulap menjadi areal pertanian, sehingga fungsi hutan sebagai penahan air tidak lagi bermanfaat.
“Tidak heran lagi, jika setiap hujan turun di kawasan Tanah Karo, Deliserdang dan Kota Medan, tiga sungai yang membelah Kota Medan meluap dan tidak mampu lagi menampung derasnya air dari hulu. Ini sangat berbahaya bagi keselamatan warga Medan, sehingga mau tidak mau, hutan di Laugedang harus diselamatkan dan dihijaukan kembali,” tegas Baskami.













