Suriono menilai kebutuhan masyarakat terhadap program mudik gratis cukup besar. Oleh karena itu, Pemko Medan akan mempertimbangkan penambahan kuota pada pelaksanaan berikutnya, dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.
“Kami memahami harapan besar masyarakat. Ke depan, kami akan berupaya menyesuaikan kemampuan anggaran agar kuota mudik gratis ini bisa ditambah lagi,” tambahnya.
Selain soal kuota, Pemko Medan juga melakukan penyesuaian teknis guna mendukung kelancaran program. Salah satunya dengan memindahkan titik keberangkatan dari pusat kota ke Terminal Amplas.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan efisiensi proses pemberangkatan peserta mudik. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) terkait penggunaan fasilitas terminal tersebut.
“Kami telah berkoordinasi dengan BPTD untuk memanfaatkan Terminal Amplas sebagai titik kumpul. Rencananya, keberangkatan akan dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026,” jelasnya.
Program mudik gratis ini akan mengantarkan peserta ke sejumlah daerah tujuan, yakni Pakpak Bharat, Sidikalang, Tarutung, Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, Padang Sidempuan, Panyabungan, serta Natal.













