Sehingga, ditambahkannya, perlu perhatian khusus dalam menata wisata iconic seperti situs-situs serta pengembangan wisata mangrove di wilayah utara Kota Medan dalam upaya maksimalkan wisata andalan.
“Jadi, Dinas Pariwisata harus mampu gerak cepat dan dapat berkolaborasi dengan stakeholders yang lain dibidang pariwisata agar potensi wisata Kota Medan tergali,” sebutnya.
Melihat peran serta Kota Medan terhadap even PON bagi daerahnya, selain Dinas Pariwisata juga kepada Dinas Pemuda dan Olahraga diingatkan agar segera menyusun jadwal penyelesaian rancangan peraturan daerah (Ranperda) Keolahragaan Kota Medan, guna menyambut PON Sumut – Aceh untuk dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.
Tidak hanya itu, Dinas Pemuda dan Olahraga diminta segera mungkin menyelesaikan aset-aset Pemko Medan dalam hal ini yang menunjang sarana dan prasarana keolahragaan di Kota Medan, seperti Stadion Teladan, lapangan-lapangan olahraga.
“Sehingga, kita mampu memperbanyak even-even keolahragaan dalam menjadikan Kota Medan yang merupakan gudang para atlet,” serunya.
Terakhir, dalam mengatasi volume hujan yang tinggi yang mengakibatkan banjir, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan disarankan untuk pekerjaan drainase dan revitalisasi parit dilakukan diawal tahun anggaran.







