Syahrul Chaniago mengakui, dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan diberbagai aspek kehidupan, diantaranya aspek kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Namun melalui kesempatan praktikum Syahrul melakukan pendampingan, penyuluhan dan Edukasi pencegahan penyebaran Covid-19 bekerja sama dengan beberapa pihak, di antaranya Sekolah, pelaku usaha dan KPM.
Dari hasil observasi dan assesement dilakukan praktikkan selama satu bulan, Syahrul menilai, masih terdapat kurangnya perhatian dan kesadaran yang serius dari masyarakat dalam menjaga protokoler kesehatan, terbukti dan terlihat dari yang terjaring razia oleh petugas gugus covid-19, seperti kebiasaan masyarakat yang abai untuk mematuhui aturan proktokol kesehatan. Hal ini menjadi masalah dalam memutuskan penyebaran virus Covid-19 yang begitu masif.
Dengan peran pendidik (Educator) dalam rangka percepatan perubahan (Enabler) kepada masyarakat untuk lebih sadar akan penting nya menjaga protokol kesehatan, Syahrul melakukan perencanaan yang direalisasikan melalui beberapa program ke sekolah-sekolah, ke Pusat Pasar Aek kanopan dan Keluarga Penerimaan Manfaat bantuan sosial guna meningkatkan kapasitas KPM, pemahaman dan kesadaran pelajar, pelaku usaha untuk tidak mengabaikan pandemi Covid-19.












