Melalui penerapan beberapa program tersebut, secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi para pelajar menjadi contoh satu sama lain dan mengingatkan temannya sebagai cerminan. Pihak sekolah juga sudah mulai memprioritaskan protokol kesehatan, bahkan sebagian pelaku usaha juga menyambut baik program ini. salah satunya Imran penjual Sepatu di Pasar Aek Kanopan mengakui metode pembayaran digital lebih memudahkan dan bisa sekaligus dapat menjual usaha melalui media online.
Dia juga mengungkapkan, beberapa KPM mulai mencoba membuka usaha berkat masukkan yang diberikan melalui program prakerja dan bantuan UMKM dan mempromosikannya di media sosial. Di akhir praktikum sebagai tahap terminasi, Syahrul kembali memberikan sebuah informasi poster yang menarik untuk sebagai panduan dari program yang sudah dijalankan, guna memudahkan dan mengingat yang sudah dipraktikan. “Kehadiran mahasiswa sebagai agen of change menjadi pihak penting yang diharapkan kontribusinya dalam percepatan penanganan covid-19,” ujar Syahrul. (cut)












