Berita Utama & HeadlineFocus

Pemko Medan Raih Penghargaan Nasional dari Mendagri Tito Karnavian atas Solidaritas Kemanusiaan dan Dukungan Penanganan Bencana Aceh Tamiang

5
×

Pemko Medan Raih Penghargaan Nasional dari Mendagri Tito Karnavian atas Solidaritas Kemanusiaan dan Dukungan Penanganan Bencana Aceh Tamiang

Sebarkan artikel ini

Apresiasi diberikan di Musrenbang RKPD Sumut 2027, Pemko Medan dinilai aktif wujudkan kolaborasi lintas daerah dan semangat gotong royong nasional

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemko Medan di Hotel Santika Dyandra Medan dalam kegiatan Musrenbang RKPD Sumut 2027 dengan suasana resmi, Rabu (22/4/2026). (pelitaharian.id/Foto: Ist, 22 April 2026).

Medan, pelitaharian.id – Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian memberikan piagam penghargaan kepada Wali Kota Medan atas kontribusi nyata dalam misi kemanusiaan serta penguatan kolaborasi antar daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Mendagri dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 yang digelar di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (22/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemko Medan yang dinilai konsisten menunjukkan kepedulian terhadap daerah lain, khususnya dalam bentuk bantuan keuangan dan dukungan penanganan bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Ia menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan cerminan kuatnya semangat gotong royong antarpemerintah daerah di Indonesia.

“Pemko Medan telah menunjukkan peran penting dalam misi kemanusiaan. Ini adalah contoh nyata solidaritas antar daerah yang harus terus diperkuat,” ujar Tito Karnavian.

Mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, piagam penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap. Ia menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi wujud kepedulian dan tanggung jawab moral kita terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. Kami berharap ini dapat mempercepat pemulihan di Aceh Tamiang,” ujar H. Zakiyuddin Harahap.

Sementara itu, kegiatan Musrenbang RKPD Sumut 2027 juga menjadi momentum strategis bagi seluruh kepala daerah di Sumatera Utara untuk menyusun arah pembangunan tahun 2027. Fokus utama diarahkan pada penguatan mitigasi bencana serta sinergi lintas wilayah.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya percepatan program prioritas daerah tahun 2026–2027 yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pemulihan pascabencana.

“Seluruh kepala daerah memiliki komitmen yang sama untuk membangun wilayahnya. Karena itu, dukungan anggaran yang selaras sangat dibutuhkan agar program pembangunan dapat berjalan efektif,” tegas Bobby Nasution.