Harapan dan Kekecewaan
Dalam wawancaranya usai aksi, Sutoyo menyampaikan bahwa kasus ini mencerminkan ketimpangan hukum di Polrestabes Medan. Ia mengatakan, “Ketika seorang kakak membantu adiknya dalam kasus KDRT, malah justru dilaporkan balik dan langsung dijadikan tersangka dalam tiga hari. Ini sangat janggal!”
Menurut Sutoyo, Polrestabes Medan seharusnya mampu berdialog dengan mahasiswa dan masyarakat untuk menegakkan hukum secara adil. “Polri harus mengembalikan kepercayaan masyarakat. Jangan ada keberpihakan!” tegasnya.
Aksi Akan Berlanjut
Karena tuntutan mereka belum dipenuhi, mahasiswa menyatakan akan terus melakukan aksi hingga keadilan ditegakkan. “Kami tidak akan berhenti. Kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak jika tuntutan kami tidak didengar,” pungkas Sutoyo.












