Qahfi menambahkan bahwa politik identitas hari ini punya nuansa negatif, provokatif dan menimbulkan intoleransi, berkebalikan dengan apa yang disampaikan UAS.
“Pernyataan UAS sangat menyejukkan, ajakan yang positif, dukungan seorang sahabat terhadap sahabatnya, tanpa ujaran kebencian, provokasi atau unsur apapun yang melekat dalam politik identitas dalam arti negatif.” ujar Qahfi.
Qahfi juga menjelaskan bahwa mungkin bung Sugiat ini juga lupa, atau sudah lupa ingatan. Karena bulan 10 lalu Bobby Nasution juga dapat dukungan dari TGB Ahmad Sabban Rajagukguk bahkan Bobby dipakaikan Sorban dan jubah juga tapi team pemenangan Aman tak pernah mengatakan Bobby memakai politik identitas.
“Jadi menurut saya jangan berkecil hati kalau memang hari ini ulama tidak mendukung paslon yang anda dukung. Sebaiknya sugiat dkk evaluasi aja kenapa paslonnya gak didukung ulama” tutup Qahfi Siregar. (ZN)












