“Kita harus menjaga tanah dan kampung kita jangan sampai terjadi lagi peristiwa di Sidoarjo atau jangan jadikan Dairi menjadi lumpur Lapindo kedua,” kata Dormaida.
Karena itu informasi dampak negatif tambang disebutnya harus di sebar, apalagi saat ini Kabupaten Dairi berada di wilayah pertambangan.
Kerusakan terhadap lingkungan di daratan sumatera Utara akan terus berlangsung dengan dibongkarnya secara terus-menerus tanpa mempertimbangkan ancaman terhadap keselamatan ruang hidup warga.
Di Sumatera Utara disebut ada 3 perusahaan raksasa salah satunya adalah PT. Dairi Prima Mineral di Kabupaten Dairi yang siap membongkar isi perut bumi Dairi.
Peringatan hari Anti tambang ini merupakan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak tanggal 29 Mei 2023 dengan menyiar di Radio GET FM.
Dilanjutkan dengan seminar pada 30 Mei 2023 di desa Bonian dan akan dilanjutkan dengan pameran foto di Sidikalang.












