Berita Utama

BNPB Minta Pemkab Karo Siasati Masalah Tukar-menukar 480,11 Ha Kawasan Hutan Siosar

18
×

BNPB Minta Pemkab Karo Siasati Masalah Tukar-menukar 480,11 Ha Kawasan Hutan Siosar

Sebarkan artikel ini

“Jangan biarkan berlarut larut permasalahan, disini perlu peran Pemkab  Karo bersama pemangku kepentingan lainnya duduk satu meja, ada masalah, cari apa motif masalah, lalu carikan solusi, jika perlu siasati untuk mempermudah penyelesaian,” ujarnya.

Menurutnya, ada informasi pekerjaan land clearing di kawasan hutan produksi di sekitar Desa Pertibi Kecamatan Merek tertunda sampai sekarang, karena  masyarakat Pertibi mengklaim sebagai lahan  yang hendak di cabut tungkul seluas 250 haktare tanah adat masyarakat. 

“Tidak mungkin LUT dihentikan atau dipindahkan ke tempat lain, sebab dampaknya akan sia-sia, karena lokasinya berjauhan  dengan rumah pengungsi Relokasi Tahap III  di Siosar,” jelasnya.

Pencabutan tungkul itu harus dipercepat dengan mensiasati  atau merevisi ulang SK KLHK tentang tukar-menukar kawasan hutan produksi 480, 11 hektare yang peruntukannya untuk pengungsi Siosar, agar apa yang diminta masyarakat Pertibi terpenuhi.

“Tapi jalankan dulu  negoisasi, kordinasi dan duduk satu meja, bila memungkinkan ada lahan pengganti alihkan,  jika ada kesepakatan, tetapi tidak menabrak aturan yang ada sesuai SK yang sudah ada peruntukannya,” tuturnya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *