Berita Utama

Sherly Sebut Dicekik Saat Gendong Anak, Keterangan Sejumlah Saksi Disebut Sejalan dengan Pengakuan Terdakwa

23
×

Sherly Sebut Dicekik Saat Gendong Anak, Keterangan Sejumlah Saksi Disebut Sejalan dengan Pengakuan Terdakwa

Sebarkan artikel ini

Sidang dugaan penganiayaan di PN Lubuk Pakam mengungkap pengakuan Sherly yang menyebut dirinya mengalami dua kali pencekikan ketika berupaya meninggalkan rumah bersama anak-anaknya.

Tampak suasana sidang perkara dugaan penganiayaan dengan terdakwa Sherly yang digelar di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Kelas IA. Sherly dalam keterangannya di hadapan majelis hakim mengaku mengalami tindakan kekerasan saat berusaha membawa anak-anaknya keluar dari rumah. Kamis (18/6/2026). (pelitaharian.id/ist)

Keesokan harinya, kakaknya datang ke rumah setelah menerima pesan darinya.

“Saya minta tolong dijemput karena saya sudah sangat takut,” ujar Sherly di hadapan majelis hakim.

Anak-anak Berada di Dalam Rumah

Sherly menuturkan, saat kakaknya datang, dirinya berencana meninggalkan rumah bersama anak-anaknya.

Ia kemudian naik ke lantai atas untuk menemui dua anaknya yang masih berada di kamar.

Menurut keterangannya, salah satu anak digendong olehnya, sementara anak lainnya hendak dibawa turun dengan bantuan kakaknya.

Namun situasi berubah ketika mereka hendak meninggalkan rumah.

Sherly mengaku sempat terjadi dorong-dorongan di area tangga yang menyebabkan anaknya terjatuh dalam posisi terduduk.

“Anak saya langsung menangis,” kata Sherly dalam persidangan.

Ia menyebut seluruh peristiwa tersebut terjadi di hadapan anggota keluarga yang berada di lokasi.

Mengaku Hampir Terjatuh Saat Menggendong Anak

Dalam kesaksiannya, Sherly menjelaskan bahwa dirinya hampir kehilangan keseimbangan saat menggendong anak di tangga rumah.

Menurut pengakuannya, ketika berusaha menahan tubuh agar tidak jatuh, tangannya secara refleks meraih benda yang berada paling dekat dengannya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan