Keesokan harinya, kakaknya datang ke rumah setelah menerima pesan darinya.
“Saya minta tolong dijemput karena saya sudah sangat takut,” ujar Sherly di hadapan majelis hakim.
Anak-anak Berada di Dalam Rumah
Sherly menuturkan, saat kakaknya datang, dirinya berencana meninggalkan rumah bersama anak-anaknya.
Ia kemudian naik ke lantai atas untuk menemui dua anaknya yang masih berada di kamar.
Menurut keterangannya, salah satu anak digendong olehnya, sementara anak lainnya hendak dibawa turun dengan bantuan kakaknya.
Namun situasi berubah ketika mereka hendak meninggalkan rumah.
Sherly mengaku sempat terjadi dorong-dorongan di area tangga yang menyebabkan anaknya terjatuh dalam posisi terduduk.
“Anak saya langsung menangis,” kata Sherly dalam persidangan.
Ia menyebut seluruh peristiwa tersebut terjadi di hadapan anggota keluarga yang berada di lokasi.
Mengaku Hampir Terjatuh Saat Menggendong Anak
Dalam kesaksiannya, Sherly menjelaskan bahwa dirinya hampir kehilangan keseimbangan saat menggendong anak di tangga rumah.
Menurut pengakuannya, ketika berusaha menahan tubuh agar tidak jatuh, tangannya secara refleks meraih benda yang berada paling dekat dengannya.












