Menanggapi hal itu, Godfried menjelaskan,
“Kalau dalam satu KK ada anggota keluarga yang sudah bekerja, maka otomatis tidak lagi memenuhi syarat. Solusinya, pisahkan KK-nya meski masih satu rumah.”
Keluhan Infrastruktur dan Lampu Jalan
Pendeta D. Pardede dari Jalan Turi Ujung menyampaikan keluhan soal air PAM, jalan rusak, dan tiang listrik.
“Jalan kami sudah berlubang dan air PAM belum masuk,” katanya.
Godfried langsung merespons,
“Tolong kumpulkan data KK dan KTP warga, saya akan ajukan ke Dirut PDAM Pak Ardin Surbakti. Kirimkan share location-nya, saya pastikan seminggu ini sudah ditangani,” tegasnya.
Sorotan Program MBG dan Dugaan Diskriminasi
Warga lain, Dewi Murni Raja Gukguk, mengeluhkan dugaan diskriminasi dalam program Medan Berkah Gotong Royong (MBG).
“Saya ditolak karena saya beragama Kristen. Apakah MBG hanya untuk umat Islam?” tanyanya.
Godfried menegaskan,
“Tidak ada diskriminasi agama dalam MBG. Di Bajak 4 Gang Nasional, pelaksananya justru seorang pendeta. Tapi kalau benar ada kasus seperti itu, akan saya tindaklanjuti.”
Keluhan Pajak, Bantuan, dan Batas Wilayah
Warga lain, Januar Sianturi, mengeluhkan kenaikan PBB dan BLT beras yang belum cair. Godfried menjawab,












