“Abang mau berubah enggak? Masih mau sekolah di sini? Dia jawab masih, Pak,” kata Yazid.
Dalam percakapan tersebut, Yazid mengaku menyampaikan peringatan kepada siswa agar mau mendengarkan nasihat dan memperbaiki perilakunya.
“Abang kalau memang enggak berubah, enggak bisa Bapak nasihati lagi, enggak mau dikasih tahu lagi, sudah Abang enggak usah aja sekolah dari sini. Abang masih mau sekolah enggak?” ujarnya.
Menurut Yazid, siswa tersebut kemudian menyatakan masih ingin bersekolah dan berjanji untuk berubah.
Bantah Keluarkan Murid
Yazid membantah anggapan bahwa pihak sekolah telah mengeluarkan siswa tersebut.
Ia menegaskan, pernyataan yang disampaikannya kepada siswa merupakan bagian dari pembinaan dan bukan keputusan untuk memberhentikan siswa dari sekolah.
“Saya enggak pernah mengeluarkan murid. Yang saya bilang, kalau memang si A ini tidak bisa berubah, tidak mau dengarkan cakap, enggak usah lagi sekolah di Miftahul Jannah. Tapi setelah saya tanya, dia bilang berubah dan berjanji,” tegasnya.












