Hukum

Sutrisno Kembali Diancam Bacok: Tim Advokasi Hulum Pasti Bobby Sumut Siap Bertindak!

41
×

Sutrisno Kembali Diancam Bacok: Tim Advokasi Hulum Pasti Bobby Sumut Siap Bertindak!

Sebarkan artikel ini
Muhammad Sa'i Rangkuti, SH., MH (kemeja kotak-kotak) memberikan sertifikat penghargaan atas kepercayaan Sutrisno (memakai topi putih) kepada timnya didampingi erwin (jaket merah) di seputaran Polsek Sunggal jalan Jalan Tahi Bonar Simatupang, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Senin (30/09/2024) sore. (pelitaharian.id/foto: Aris).
Muhammad Sa'i Rangkuti, SH., MH (kemeja kotak-kotak) memberikan sertifikat penghargaan atas kepercayaan Sutrisno (memakai topi putih) kepada timnya didampingi erwin (jaket merah) di seputaran Polsek Sunggal jalan Jalan Tahi Bonar Simatupang, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Senin (30/09/2024) sore. (pelitaharian.id/foto: Aris).

Medan, pelitaharian.id — Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut kembali membuktikan komitmennya dalam membantu masyarakat menghadapi permasalahan hukum secara gratis, sejalan dengan program Restorative Justice yang diusung oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dan Surya.

Kasus yang kini ditangani adalah serangan terhadap Sutrisno, mantan Kadus VIII Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Sutrisno, yang akrab disapa Pak Tekno, kembali mendapatkan ancaman pembacokan dari pengusaha ban berinisial DS, pelaku yang sebelumnya menyerangnya pada Maret 2024.

Dalam pertemuannya dengan Muhammad Sa’i Rangkuti, SH., MH, Ketua Tim Advokasi Hukum Pasti Bobby Sumut, di seputaran Polsek Sunggal Jalan Tahi Bonar Simatupang, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Senin (30/09/2024) sore, Sutrisno menceritakan bagaimana DS tak hanya menyerangnya dengan parang hingga menyebabkan luka robek di kepalanya, tetapi juga mengancam akan membacoknya lagi. “Dia bilang, ‘Ku Bacok Kau Nanti!’ setelah insiden itu,” ungkap Sutrisno.

Kejadian bermula saat Sutrisno melintasi rumah DS yang sedang mendorong kereta sorong. Ketika nyaris bertabrakan, DS bukannya meminta maaf, malah melempari Sutrisno dengan batu dan mengancam akan membacoknya. Tanpa ragu, DS langsung menyerang Sutrisno dengan parang, mengakibatkan luka serius di kepalanya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *