Dalam video CCTV yang beredar, AL terlihat mondar-mandir di warung yang berbahan kayu dan seng. Ia kemudian berpegangan pada kayu, berdiri dengan posisi sedikit membungkuk, lalu melahirkan tanpa bantuan siapa pun. Setelah itu, ia mondar-mandir di pekarangan rumah warga sebelum meninggalkan bayinya begitu saja di tumpukan kayu.
Bayi Ditemukan dalam Kondisi Luka-luka
Keesokan harinya, Selasa (11/3/2025) pukul 11.00 WIB, Bram, pemilik rumah di dekat warung, menemukan bayi tersebut setelah mendengar tangisan. Saat ditemukan, bayi itu tidak mengenakan sehelai kain pun dan mengalami luka di kepala serta lutut.
“Awalnya, Pak Bram mendengar suara bayi menangis. Saat dicek, ia menemukan bayi tanpa busana di tumpukan kayu dengan kondisi kepala terluka, matanya berpasir, dan lututnya memar,” jelas Wahyudi.
Bayi tersebut segera dibawa ke klinik terdekat sebelum dilaporkan ke pihak berwajib untuk mengungkap siapa ibu yang tega meninggalkannya.
Teridentifikasi dari CCTV, AL Awalnya Mengelak
Setelah melihat rekaman CCTV, warga bersama pihak kelurahan segera mengidentifikasi AL sebagai ibu dari bayi tersebut. Ketika dihubungi, AL sempat mengelak dan merasa dituduh. Namun, setelah dikirimi rekaman CCTV, ia tak bisa mengelak lagi.












