Riau Jadi Salah Satu Titik Perhatian
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam penanganan karhutla adalah Riau. Presiden Prabowo sebelumnya melakukan kunjungan langsung untuk memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan di daerah tersebut.
Berdasarkan data pemerintah yang disampaikan dalam bahan informasi tersebut, luas lahan terdampak karhutla di Riau sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 16.277,50 hektare. Ribuan titik panas juga terdeteksi di wilayah tersebut.
Pemerintah menyatakan upaya penanganan telah mampu menekan jumlah titik api secara signifikan. Kondisi karhutla di Riau juga disebut relatif terkendali melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat, termasuk melalui pembangunan sekat kanal, embung air, patroli terpadu serta sistem peringatan dini.
Bagi Sa’i Rangkuti, kehadiran langsung Presiden di lokasi penanganan menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan tersebut.
“Pak Presiden turun langsung melihat kondisi di lapangan menunjukkan bahwa negara hadir. Ini tentu harus kita apresiasi. Tetapi setelah api berhasil dikendalikan, kita juga harus memastikan penyebab kebakaran ditelusuri dan apabila ada unsur pidana, pelakunya harus diproses,” tegasnya.
Delapan Orang Jadi Tersangka di Jambi
Persoalan karhutla juga masih menjadi perhatian di Jambi. Selain upaya pemadaman dan pemantauan, pemerintah menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu mengurangi ancaman kebakaran.












