“Jadi ini ketiga periodinya saya duduk di DPRD Kota Medan. Berkat dukungan Bapak Ibu. Saya hari ini datang ke sini menampung aspirasi sesuai dengan amanat undang-undang. Kami itu reses tiga kali 1 tahun baru sosper sosialisasi Perda sekali sebulan. Berarti saya tatap muka dengan masyarakat itu 15 kali 1 tahun menampung aspirasi.”
Ia menjelaskan, setiap pertemuan bersama masyarakat dimanfaatkan untuk menghimpun berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan warga. Meski aspirasi yang diterima sangat beragam, menurutnya sebagian besar berkisar pada sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“apa aja sepasi yang kita tampung baik mengenai sosial, ekonomi, juga pendidikan dan kesejahteraan. Tetapi kebanyakan sebetulnya undang-undang ini hanya bertumpu di tiga topik, yaitu pendidikan, kesehatan, dan sosial.”
Fokus Awal pada Program UHC
Dalam kesempatan tersebut, Godfried mengawali pemaparannya dengan menjelaskan program Universal Health Coverage (UHC) yang telah dijalankan Pemerintah Kota Medan selama beberapa tahun terakhir. Sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Kota Medan, ia mengaku ikut mengawal penganggaran program tersebut agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.












